Adik saya bekerja di PT. HM. Sampoerna, Tbk sejak 3 bulan lalu. Awalnya dia berencana atau lebih tepatnya bercita-cita jadi pegawai bank X seperti saya dan almarhum bapak saya, mungkin karena sudah familiar dengan kondisi keluarga yang berprofesi sebagai pegawai bank X, jadi adik saya otomatis juga memiliki cita-cita untuk jadi seperti itu. Memang bank X tempat saya bekerja lumayan punya kesejahteraan yang lebih tinggi dari bank-bank lainnya (ini saya tahu karena sering berdiskusi dengan rekan-rekan dari bank lain). Beberapa kali adik saya ikut dalam rekrutmen di Bank X namun belum juga berhasil, bukan karena kemampuannya tapi memang penerimaan lowongan kerja yang ditawarkan sangat jarang sehingga adik saya hanya sekali berkesempatan ikut, itupun hanya untuk pegawai kontrak yang bisa saja dialihkan jika sudah menjalani masa kerja 5 tahun dan cukup berprestasi. (Beda dengan jalur ketika saya masuk ke bank X tersebut)
Singkat cerita teman ibu saya membagikan link lowongan kerja PT. HM Sampoerna, Tbk. Ibu saya lantas menyampaikan informasi tersebut kepada adik saya. Adik saya selama proses seleksi terkesan hanya sekedar mengikuti saja kemauan ibu, karena memang passionnya bukan di perusahaan rokok, lagian informasi mengenai kultur, budaya, benefit kesejahteraan perusahaan rokok sangat awam untuknya apalagi keluarga kami. Ya hitung-hitung kalau diterima, minimal sudah tidak minta jajan lagi ke ibu atau saya.
Selama seleksi beberapa tahap adik saya lulus hingga proses wawancara akhir. Ketika di interview akhir, HRD-nya bertanya kira-kira berapa gaji yang adik saya harapkan jika diterima bekerja di PT. HM Sampoerna, Tbk. Adik saya lantas menjawab : "Standar UMP daerah saja sudah cukup pak" (UMP daerah saya kurang lebih 2,8 juta).
Dia lulus seleksi dan diterima.
2 hari kemudian ditelepon untuk dijelaskan hak dan kewajiban sebagai karyawan di PT. HM Samporena,Tbk. Dia kaget bukan kepalang ternyata gaji pokoknya Rp. 7.500.000.- belum termasuk tunjangan makan perhari, transport, bonus dll, ditambah adanya tunjangan hari tua pensiun/pesangon nanti.
Angka Rp. 7.500.000.- tersebut lumayan jauh dari gaji awal pegawai baru di Bank X yang menjadi passionnya selama ini.
Dan pada akhirnya dia mengubur mimpinya menjadi seorang karyawan bank, dan sangat menikmati pekerjaannya saat ini.
Terima kasih.
0 comments:
Posting Komentar